Dian Mardiana

Inspiring You All the Time

Belajar dari Salah (1)

with 4 comments

Oleh: Dian Mardiana

HARI ini menjadi terasa bermakna. Begitu merenung, banyak hal yang terungkap begitu saja. Sambil makan bakso, rupanya saya teringat dengan projek yang saya dan kawan-kawan kerjakan, menyunting puluhan buku media informasi sebuah instansi.  Pada projek ini kami awalnya akan menjadi ghost writer para elitis yaitu para penulis dari instansi mereka yang kebanyakan adalah para pejabat. Namun kami salah, dengan begitu mereka tidak belajar. Read the rest of this entry »

Written by dianmardiana

December 11, 2010 at 11:19 am

Menjadi Fasilitator: Kudu Peka Konflik

with 3 comments

Oleh: Dian Mardiana

PERSOALAN kelurahan rupanya bejubel dan pemerintah setempat belum mengambil tindakan nyata, terbendung peraturan desa dan daerah. Dari mulai sengketa lahan, berebut area dagang dengan pendatang/pengungsi dan sebagainya. Semua persoalan awalnya bisa ditoleransi dan diselesaikan melalui musyawarah kelompok kecil. Namun lama-lama persoalan menjadi besar dan kompleks. Kelurahan dan kecamatan kewalahan.

“Inilah yang mengundang konflik” seru kawan berperawakan tinggi. Namanya Gilbert Kaose, dari Pamona Poso. Gilbert adalah seorang Fasilitator musrenbang di Kelurahan. Konflik area dagang rupanya sedang ramai dibicarakan. Pada dasarnya konflik bukan hanya tentang rebutan lahan. Bayang-bayang perbedaan agama ada di belakang meja. Perencanaan kelurahan pun menjadi salah satu arena pertempuran penyelesaian sengketa. Butuh perjuangan yang tidak sebentar. Read the rest of this entry »

Written by dianmardiana

December 11, 2010 at 2:04 am

Menonton Video IMD

with 5 comments

Oleh: Dian Mardiana

EMPAT puluh minggu sudah, aku menantimu. Demi kau anakku. Hari ini aku sakit dan nyeri dan saat terdengar pecahnya nyaring tangismu, bahagia mengisi relung kalbuku. Mari sini nak, kudekap erat kamu.

Ketika dilahirkan bayi memiliki naluri untuk mencari sumber kehidupannya. Yang dibutuhkan hanyalah sentuhan kulit antara bayi dan ibunya dalam satu jam setelah kelahirannya. Penelitian membuktikan Inisiasi Dini Menyusu dalam satu jam kelahirannya meningkatkan keselamatan jiwa si bayi dan mendorong keberhasilan pemberian ASI selanjutnya. Begitu lahir, bayi cukup di lap hingga bersih. Dan tanpa dibedong langsung diletakan di perut atau dada ibunya. Biarkan bayi tengkurap sehingga terjadi sentuhan antara kulit perut atau dada ibu dan bayi dan refleks merangkak dan menyusu terjadi 20 hingga 50 menit kemudian. Sentuhan kulit ibu dan bayi akan menjaga suhu bayi dan menghangatkannya saat berusaha mencari puitng susu ibu. Sungguh suatu momen yang sangat menakjubkan ketika akhirnya bayi berhasil menemukan putting susu ibunya dan mulai menyusu. Dia akan segera mereguk kolostrom yang sangat berharga. Kolostrom atau susu pertama ibu yang berwarna kekuningan mengandung zat-zat penting untuk kekebalan tubuh bayi. Sentuhan mulut bayi dan putting itu juga merangsang produksi ASI dan melatih bayi menyusu serta mempererat kasih sayang ibu dan belahan hatinya. Sungguh menakjubkan. Mendekap dan membiarkan bayi menyusu dalam satu jam kelahirannya. Meningkatkan kelangsungan hidup si bayi. (Bayi Amelia, Klaten 13 Agustus 2007. Diunduh dari youtube.com didukung oleh Bakti Husada dan Unicef)

Pemutaran video Inisiasi Menyusu Dini (IMD) terbukti mematahkan banyak mitos tentang ASI dan bayi. Mitos bahwa ASI tidak dapat keluar sebelum dua minggu dari kelahiran adalah kesalahan besar yang bisa dibuktikan secara alamiah pula ilmiah. Tidak hanya itu, pengetahuan warga pun lalu ikut berubah. Read the rest of this entry »

Written by dianmardiana

September 29, 2010 at 4:57 am

Kaum Perempuan, [Bukan] Orang Rumahan

with one comment

Oleh: Dian Mardiana

Mengapa tanahku rawan ini
Bukit bukit telanjang berdiri
Pohon dan rumput enggan bersemi kembali
Burung-burung pun malu bernyanyi

Kuingin bukitku hijau kembali
Semenung pun tak sabar menanti
Doa kan kuucapkan hari demi hari
Kapankah hati ini kapan lagi

Lagu ngetren penyanyi Gombloh Berita Cuaca di era 80an sepertinya cocok untuk menggambarkan berita alam di daerah Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Banyak harapan yang harus diperjuangkan terkait dengan tanah dan lahan pertanian. Tentunya semua asa dan perubahan ini tidak bisa dilakukan hanya dengan mengangkat tangan dan memohon doa belaka.

Read the rest of this entry »

Written by dianmardiana

August 20, 2010 at 10:35 am

Posted in Komunitas, Pendidikan

Metode Calistung dalam Isu Kesehatan Ibu dan Anak

leave a comment »

Oleh: Dian Mardiana

Ibu-ibu kader posyandu berdiskusi bagaimana menerapkan metode literasi/ calistung pada isu kesehatan ibu dan anak

CALISTUNG adalah singkatan dari membaca, menulis, dan berhitung. Calistung adalah tahapan dasar orang bisa mengenal huruf dan angka. Banyak pakar menganggap penting calistung untuk mempermudah komunikasi dalam bentuk bahasa tulis dan angka. Umumnya belajar calistung ini banyak disampaikan di pendidikan formal, yaitu sekolah.

Fenomena muncul ketika ada masyarakat yang ternyata belum bisa mengenyam sekolah. Mereka tahu huruf-huruf dan angka tapi tidak bisa membaca. Mereka tahu uang tapi tidak bisa menghitungnya. Tahap-tahap pengenalan inilah yang mulai banyak dikaji dan dikembangkan dalam pengembangan metode calistung atau literasi.

Read the rest of this entry »

Written by dianmardiana

August 18, 2010 at 6:02 am

ASI Eksklusif, Tidak Mahal Tidak Pula Dikenal

with 2 comments

Oleh: Dian Mardiana

Aldi sedang digendong ibunya. Dia habis terkena campak.

IBU itu menggendong anaknya. Wajahnya tidak terlihat. Ditutupi selendang. Ketika helai kain itu terbuka. Wajah anak itu terlihat murung. Kulitnya tidak mulus murni. Ada bekas bercak hitam. Dilihat lebih dekat, titik-titik hitam itu mulai memudar. Bekasnya terlihat menyelimuti seluruh kulit di badan, tangan, dan kakinya. Aldi, seorang bocah sepuluh bulan rupanya habis kena campak. Kondisi badannya memang rentan. Kadang dia suka mencret. Gampang terserang penyakit.

Anak sehat memang idaman keluarga. Anak sesekali sakit juga sudah biasa. Tapi jika banyak anak yang sakit di satu kampung tentu jadi persoalan bersama. Satu anak terkena campak memang biasa. Namun ketika ini menjadi wabah, tentu persoalannya menjadi lain. Beberapa penelitianmenyebutkan sakitnya seorang anak dipengaruhi juga dari kesehatan si ibu dan kekebalan tubuh si anak. Saat itulah kesehatan ibu dan anak di perkenalkan. Berbagai penyuluhan kerap kali dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Salah satunya pengenalan Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif. Namun sayangnya, berbagai penyuluhan kadang kala kurang mengena pada prakteknya. Read the rest of this entry »

Written by dianmardiana

June 28, 2010 at 5:04 am

Posted in Komunitas, Pendidikan

Tagged with , ,

Produksi Ceriping: Awal Baru Pengembangan Industri Kreatif

with 7 comments

Oleh: Dian Mardiana

ceriping ubi kayu dengan bumbu pedas

Bentuknya bundar tidak beraturan. Rasanya gurih dan renyah di lidah. Makanan ini dirajang begitu tipis. Bahan dasarnya bisa dari ubi kayu, ubi jalar, sukun, dan pisang. Disukai mulai dari yang muda sampai usia senja. Malah biasa jadi cemilan keluarga. Masyarakat Gunung Kidul mengenalnya dengan nama ceriping. Read the rest of this entry »

Written by dianmardiana

June 16, 2010 at 7:31 am

Posted in Komunitas, Pendidikan

Tagged with , , ,